Selasa, 18 Agustus 2009

Bisnis Online.. Oh Bisnis Online...

Mimpi atau kenyataan ? Dari beberapa web bisnis online yang pernah dibaca hampir semua menyampaikan begitu mudahnya cari uang di internet. Dalam waktu singkat bisa menghasilkan uang jutaan rupiah hanya dengan langkah mudah. Sebagai pemula saya dibuat takjub tapi juga bingung. Apa mungkin mencari uang diinternet begitu mudah? otak sehat dan kemaruk dibuat saling bertarung. Untuk lebih meyakinkan mereka juga melengkapi dengan testimoni dan screen shoot transferan bank. Namun apabila kita mau sedikit teliti akan didapat kesamaan dari bisnis yang mereka tawarkan.
  1. Kita dirayu membeli produk mereka (biasanya berupa ebook atau pendidikan online).
  2. Multi Lever Marketing (MLM).
  3. Member Get member (MGM).
Disini saya ga membahas apa itu MLM atau MGM, yang jelas kalo mau digampangkan kita dirayu beli produk mereka, dirayu untuk membantu menjualkannya kembali, dan/atau mencarikannya downline.
Metoda bisnis online mereka hampir seragam cuma beda nama domain, pengelola, dan judul produk, soal kualitas silakan nilai sendiri.

Kamis, 13 Agustus 2009

Ya Tuhan... Perjalananku masih jauh...!!

Ngeblog tanpa ada dasar ilmu terasa berat. Ada dua ilmu dasar yang menurutku paling penting, 1 tentang tata cara teknis ngeblog, 2 konten yang akan diisikan untuk memenuhi blog tersebut. Dari kedua ilmu dasar blog tersebut tak satupun yang telah aku kuasai. Semuanya masih samar. Aku belajar secara otodidak tanpa ada yang membimbing secara langsung. Fikiran buntu untuk memulai dari mana benang kusut ini harus diurai, terasa benar beban berat. Rasa ingin meledak dan berteriak sekencang-kencangnya memprotes kebodohanku. Mungkin jika aku ikut pelatihan bisa sedikit mengurangi kebuntuan ini. Bukan aku sok pinter atau sok idealis tanpa mau ikut pelatihan, namun untuk bisa mengikuti pelatihan tidak ada yang gratis, mesti bayar, dan ini aku blm sanggup. Aku masih memerlukan uang kecil itu untuk yang lebih penting.
Postingan ini bukan untuk menghiba atau ingin dikasihani, sekedar curhat yang aku tuang dalam bentuk tulisan...

Rabu, 05 Agustus 2009

Konsistensi Mbah Surip

Dalam hal apapun konsistensi adalah sesuatu yang mutlak diperlukan. Semua yang berhubungan dengan pengembangan diri dan kemajuan diri memerlukan konsistensi. Adalah suatu hal yang mewah bila kita bisa mempertahankan konsistensi. Banyak ahli motivasi bilang bahwa tidak ada yang gagal bagi seseorang yang mau berusaha dan konsisten terhadap apa yang diusahakannya. Kejayaan hanya milik orang-orang yang selalu konsinsten. Menyerah ditengah jalan saat menjalani cita-cita adalah suatu yang sangat mudah. Perlu perjuangan ekstra agar tetap bertahan terhadap serangan rasa malas, sulit, jemu, lelah, dan jenuh. Dengan konsistensi, kejayaan yang akan diraih terasa manis bahkan luarbiasa manis hingga segala kesusahan yang telah dilalui akan memperindah nilai kejayaan.

Mbah Surip adalah contoh orang yang mempunyai konsistensi yang begitu hebatnya. Sifat konsisten yang dilakoni Mbah Surip terhadap cita-cita bisa dijadikan pemicu semangat bagi yang masih berjuang. Dengan gelar sekolah yang disandang (Drs, Insinyur, MBA) adalah mudah bagi Mbah Surip untuk meninggalkan jalan yang dilakoninya.
Andai Mbah Surip menyerah pada kesulitan mungkin ia hanya sebagai orang biasa yang cuma dikenal dilingkungan sosialnya saja.

Mbah Surip telah tiada namun spiritnya akan tetap jadi tauladan bagi kita semua.

Selamat jalan Mbah Surip semoga Allah SWT memberi tempat yang layak buatmu, amin..!!

Label: ,

Minggu, 26 Juli 2009

Virus dan komitmen

Inilah kebiasaanku yang sulit sekali diubah, tiap belajar apapun sulit sekali fokus pada tujuan.
Pada awalnya belajar sangat menggebu, antusias, hingga dalam apapun pembicaraan selalu jadi salah satu bahan omongan. Energi full dicurah pada kasus yang sedang dipelajari. Segala upaya dikerahkan mulai dari cari buku-buku referensi sampai tanya-tanya sama om google, pokoknya tiada hari tanpa belajar. Khayalan membumbung tinggi seperti layaknya seperti orang berpacaran. Tahap awal belajar tanpa ada kesusahan. Grafik pengetahuan naik dengan bagusnya. Namun, sayang tatkala kesulitan mulai menghadang penyakit kambuhan juga datang. Antusias yang semula menggebu kini luruh oleh waktu. Perlahan tapi pasti virus malas meraja. Laksana embun pagi yang sejuk, indah, dan bening akhirnya lenyap tak berbekas seiring datangnya fajar. Hanya komitmen yang bisa mempertahankan harapan.

Bermula Dari Imajinasi

Benar apa yang pernah dikatakan einsteins, bahwa yang terpenting itu adalah imajinasi. Di dunia ini bila tanpa ada imajinasi pasti tak kan ada kemajuan. Apapun benda atau sistem yang diterapkan dan dipakai oleh kita untuk kenyamanan hidup ini berasal dari imajinasi. Dengan imajinasi segala yang diinginkan bisa terwujud. Bagaimanapun liarnya imajinasi manusia lambat-laun pasti terwujud selama tidak melanggar hukum alam. Hukum alam atau sunatulllah adalah hukum yang telah ditetapkan oleh Yang Maha Mencipta yang tidak dibisa dilanggar. Bila kita mencoba melanggarnya kehancuran pasti menanti kita.
Disamping hukum alam yang tak bisa digugat lagi ada faktor lain yang menghambat terwujudnya imajinasi, yang utama adalah keinginan kuat dari manusianya itu sendiri untuk mewujudkannya. Memang kita mahfum bahwa untuk memujudkan imajinasi ada faktor internal dan eksternal yang membatasi.
Faktor internal diantaranya: ilmu yang kita punya, berani mencoba, pantang menyerah, etos kerja, dll.
Faktor eksternal : Keuangan, fasilitas, mitra kerja, lokasi, dll.

Sebagai langkah awal mari kita berimajinasi dan diteruskan langkah kedua untuk mewujudkanya.

Bila semua faktor dapat kita eliminir apapun yang kita imajinasikan pasti terwujud. Amin...!

Mari kita berimajinasi...

Label: ,

Sabtu, 18 Juli 2009

Mengapa sulit membuat tulisan

Pertengahan tahun 2009 baru kenal apa itu blog. Belum banyak yang bisa di post karena kegiatan tulis-menulis bukan kegiatan yang biasa aku lakukan. Untuk membuat satu postingan saja mikirnya sampe lamaaa banget. Padahal kalau menurut teori untuk membuat tulisan itu mudah. Sejatinya menulis itu, kan hanya memindahkan satu cara bentuk komunikasi, misalnya dari lisan ke bentuk tulisan. Apa aja bahan omongan bisa dituliskan. Namun kenyataanya untuk bisa mengungkapkan omongan ke bentuk tulisan susahnya minta ampun. Kalau dalam bentuk omongan (verbal) untuk mengungkapkan satu kalimat bisa ditekankan dengan intonasi sementara kalau dalam bentuk tulisan bagian intonasi ini sulit sekali diterjemahkan.
Jurus saktinya tetap harus banyak latihan dan memperpanjang jam terbang.

Rabu, 10 Juni 2009

Pengalaman Pertama..... Awal aku berjumpa...

Inilah pengalaman pertama saya nulis di blog. Mulanya semua serba gelap tak tahu apa yang harus dikerjakan. Cuma mengandalkan keingintahuan dan panduan ebook gratis tentang cara sederhana bangun blog, maka jadilah blog sederhana ini.

Cita-cita sih ingin punya blog yang bagus, baik tampilan maupun isinya tapi ada daya, mencari inspirasi untuk artikel saja sudah pusing. Andai punya inspirasipun belum tentu lancar malah tambah pusing karena untuk memindahkannya ke bahasa tulisan juga ternyata tak mudah. Belum lagi dengan istilah-istilah internet yang belum tahu arti dan maksudnya, lengkaplah sudah penderitaan untuk bisa ngeblog.
Mungkin buat kawan-kawan yang telah berpengalaman sih gampang, tinggal klik sana, klik sini, tulis sana, tulis sini, jadi deh..! tapi kalau buat pemula seperti saya, wah.. ga janji deh..!. Tetapi demi bisa ngeblog saya pantang mundur, maju terus, biar jelek juga tak apa yang penting bisa ngeblog. Soal tampilan, isi artikel, maupun tata bahasa gimana nanti saja yang penting ngeblog.

Tengsin juga sih! punya blog seperti ini apalagi kalo berkunjung ke blog-blog tetangga, wuih.. hebat-hebat, tampilannya indah, serba canggih, artikel-artikelnya sangat menarik, bikin ngiri. Ada juga sih yang cuma copas doang nah ini yang bikin eneg..! satu artikel muncul dibanyak blog, sebel...! kesannya ga kreatif gitu, lho..! kalo disebutin sumbernya sih ga masalah jadi kita tau siapa kreatornya, ini mah engga, payah....!

Saya tahu blog belum lama, lho..! beberapa bulan yang lalu dimulai pagi "tanggalnya lupa" sebelum berangkat beraktifitas seperti biasa saya suka nonton tv dulu sambil minum kopi. Nonton tv pagi bagi saya sudah jadi rutinitas yang mengasyikan karena banyak berita-berita hangat dan talkshow menarik ditaruh diacara pagi. Malahan kalau acaranya bagus saya suka kebablasan ga tau waktu. Ada satu kebiasaan jelek saya kalo pegang remote tv , yakni ga pernah ngunci disatu channel tv selalu rotasi dari satu channel ke channel yang lain maksudnya sih cari acara yang menarik "padahal mah menghindari iklan wkwkwk...!!". Nah saat pagi itulah stasiun tv "O Channel" menampilkan talk show tentang dunia blog yang dipandu Erwin dan Jill. Bahasannya bagus lancar mengalir bikin panasaran apalagi yang jadi narasumbernya seorang anak yang sudah ngeblog "lupa siapa nama blogger tersebut". Sambil nonton pikiran saya melayang "ini acara lagi ngobrolin apa sih...?? ngomong blog-blog terus, telat nih belum tau ginian". Setelah acara selesai bukanya ngerti malah makin bingung, binatang apa sih blog itu? karena penasaran lalu cari-cari info dan tanya-tanya sama om google, browsing sana, browsing sini akhirnya ketemu deh maksud si blog ini, dan akhirnya...! "happy ending nih.." saya nyobain ngeblog sendiri dan inilah blog pertama saya. Sebuah blog sederhana yang belum tentu dibaca orang.

Setelah sedikit tahu tentang dunia blog ternyata masih banyak ilmu yang harus dipelajari supaya blog kita banyak dikunjungi orang. Bukan hanya dari sisi tampilan, artikel, gaya bahasa, kecanggihan, tapi ternyata ada trik-trik khusus lain supaya blog kita masuk ranking, seo yang mantep, dan banyak lagi, masih panjang ternyata...

Oh ya lupa..! ntar dibilang copas, lagi! posting ini judulnya saya ambil dari penggalan syair lagu dangdut yang dipopularkan A Rafiq tahun 1980an, seorang penyanyi dangdut dengan gaya ala boliwood..

Dah dulu ah.. baru bisa segitu..